Sambutan Ketua Tim Peneliti

Curup, 24/10. Bertempat di Auditorium Harun Al Rasyid Pusat Perpustakaan IAIN Curup telah diadakan Focus Discussion Group (FGD) dengan tema “Eksplorasi Budaya dalam menciptakan Rejang Corner”. FGD ini diadakan dalam rangka menggali data dan informasi yang berkaitan dengan sejarah, adat dan budaya Rejang untuk kepentingan penelitian yang dilakukan oleh Pustakawan IAIN Curup. Penelitian yang dilakukan secara Tim yang diketuai Pustakawan Senior Rahmat Iswanto, S.Ag.,S.S.,M.Hum ini adalah salah satu penelitian yang lulus seleksi untuk mendapat bantuan dari Program Litabdimas Kementerian Agama Republik Indonesia. Anggota dari Tim Penelitian ini adalah para Pustakawan Ahli Muda di lingkungan IAIN Curup yaitu Jurianto, S.Pd.I.,M.Hum dan Rhoni Rodin, S.Pd.I.,M.Hum. Sedang wilayah penelitian diambil 3 Kabupaten yang memiliki jumlah penduduk dari suku Rejang terbanyak yaitu Lebong, Rejang Lebong dan Kepahiang.

Sambutan Kepala Perpustakaan

Dalam sambutannya di dalam acara pembukaan ketua Tim Peneliti menyatakan bahwa penelitian ini berupaya menggali informasi dan data sebanyak-banyaknya terkait dengan sejarah, adat, budaya dan hal-hal lain terkait suku Rejang yang nantinya akan dikumpulkan dan diolah secara akademis dan pada ahirnya menciptakan produk unggulan berupa pojok baca khusus Rejang yang diberi nama “Rejang Corner”.

Sambutan Prof. dr. Budi Kisworo, M.Ag selaku peneliti Senior

Sementara itu Jurianto, M.Hum sebagai salah satu peneliti sekaligus kepala perpustakaan menyatakan dalam sambutannya bahwa peran dan tugas perpustakaan saat ini makin luas. Perpustakaan menurut UU No. 43 tahun 2007 memiliki fungsi Pendidikan, Informasi, Penelitian, Pelestarian dan Rekreasi. Dengan melaksanakan kajian dalam bentuk penelitian ini perpustakaan sedang berusaha menjalankan kelima fungsi di atas. Fungsi penelitian, pelestarian dan rekreasi selama ini dinilai kurang mendapat perhatian yang serius. Dengan kegiatan ini perpustakaan ingin benar-benar melakukan penelitian yang memiliki output berupa produk layanan yang sesuai dengan visi dan misi perpustakaan yang salah satunya adala misi pelestarian budaya. Kepala perpustakaan juga berharap tradisi riset juga perlu dikembangkan khususnya di perpustakaan dalam menuju era Perpustakaan Riset.

Kepala Perpustakaan didampingi Ketua BMA dan Kabid Kebudayaan Dinas Dikbud RL

FGD dalam rangka penelitian ini mengundang Nara Sumber ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Rejang Lebong Bapak Herman Pernandi, S.Sos dan Bapak Siman, S.H.,MM Kepala Bidang Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong. Selain itu FGD ini juga dihadiri oleh Peneliti senior di bidang Budaya Rejang yaitu Prof. Dr. Budi Kisworo, M.Ag dan Dr. Ahmad Dibul Amda, M.Ag dan kepala LPM IAIN Curup Ihsanul Hakim, MA.

Dari hasil diskusi ini banyak sekali informasi yang peneliti dapatkan, sehingga peneliti optimis penelitian ini akan berjalan sukses. Pada tahap awal dengan dana yang ada peneliti berharap bisa menciptakan layanan Rejang Corner yang berisi bahan-bahan pustaka dalam berbagai bentuk yang dilayankan di layanan “Rejang Corner”. Para peneliti berharap layanan “Rejang Corner” yang terbentuk nantinya akan menjadi informasi rujukan bagi para penelitian selanjutnya yang tertarik mengkaji dan meneliti tentang Rejang sebagai warisan budaya yang harus dilestarikan. (Joe)

Foto Bersama Tim Peneliti, Peserta dan Nara Sumber FGD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *