Foto Bersama Steering Commite pada Sesi Pembukaan

Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia atau KPDI ke-11 tahun ini diselenggarakan di Medan pada tanggal 6 s.d 9 Nopember. KPDI 11 dihadiri oleh Para Kepala Perpustakaan dan Pustakawan dari berbagai Instansi baik Negeri maupun Swasta. Konferensi ke-11 tahun ini dihadiri kurang lebih 600 peserta dari sabang sampai Merauke. Konferensi yang mengambil tema “Mobilisasi Pengetahuan Melalui Perpustakaan Digital di Era Disruptif”. KPDI merupakan ajang pertukaran ide, gagasan, inovasi dan teknologi terkini berkaitan dengan perpustakaan digital yang saat ini menjadi trend bagi semua perpustakaan di dunia.

Digital disruption atau disrupsi digital merujuk pada kemajuan teknologi yang mengubah tata cara konvensional yang sudah mapan. Disrupsi digital muncul seiring dengan berkembang pesatnya teknologi digital dan Internet. Saat ini disrupsi digital telah memberikan dampak perubahan dalam berbagai aspek seperti pribadi dan sosial, pekerjaan, bisnis, industri serta pendidikan dan pengetahuan.

Kehadiran Internet, aplikasi dan konten digital telah mengubah tata cara pengetahuan disimpan, disediakan dan disebarluaskan. Perpustakaan sebagai salah satu institusi pengelola pengetahuan tersebut, tidak luput dari perubahan yang diakibatkan oleh fenomena disrupsi digital ini. Hal ini menyebabkan perpustakaan mengatur kembali strategi dalam mengelola dan menyediakan pengetahuan untuk menjawab tantangan tersebut yakni melalui pembangunan perpustakaan digital.

Adapun topik dari KPDI 11 adalah :

  1. Sumber pengetahuan terbuka (open knowledge resources) untuk mobilisasi pengetahuan;
  2. Produksi pengetahuan untuk inovasi yang disruptif;
  3. Peran perpustakaan digital dalam mobilisasi pengetahuan;
  4. Literasi digital dalam melawan konten negatif;
  5. Akses terbuka repositori (repository open access) kekayaan intelektual Indonesia;
  6. Blended librarian sebagai knowledge maker dalam era disrupsi digital.

Diskusi bersama kepala Perpustakaan UIN Jakarta, UIN STS Jambi dan IAIN Bengkulu

Pada KPDI 11 ini yang menjadi panitia adalah Perpustakaan Nasional yang dibantu oleh Tim dari Universitas Sumatera Utara, UIN Sumatera Utara, Universitas negeri Medan dan perpustakaan Wilayah Sumatera Utara. Pada kegiatan ini IAIN Curup mengutus 2 perwakilan yaitu Kepala Perpustakaan Jurianto, S.Pd.I.,M.Hum dan salah satu pustakawan Sulistyowati, S.I.Pust. Dengan KPDI 11 diharapkan akan menjadi sarana berbagi pengalaman, pengetahuan, saran dan rumusan mengenai manifestasi perpustakaan digital dalam moblisasi pengetahuan di era disruptif digital.

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

E-resources

Directory of Open Access Journals